Erzaldi Minta Tolong Ke ICDX

Soal Kontribusi Untuk Babel

Daerah  KAMIS, 05 JULI 2018 , 23:27:00 WIB

Erzaldi Minta Tolong Ke ICDX
RMOLBabel. Gubernur Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman terus berharap adanya kontribusi dari Bursa Komoditas dan Derivatif Indonesia atau Indonesia Commodity and Derivatives Exchange (ICDX) untuk Babel, sebagai daerah penghasil timah terbesar di dunia.
Hal itu pun diakui Gubernur sudah disampaikannya langsung kepada Komisaris ICDX Feny Widjaja. Hanya saja permintaan tersebut urung dilakukan lantaran tak ada aturan yang mengharuskan adanya kontribusi dari ICDX.

"Saya sudah minta, tapi tidak ada aturan pula provinsi mendapatkan sesuatu dari ICDX, jadi harapannya minta tolong kepada ICDX. Kalau misalnya mereka bisa menolong kita, kita juga bisa memfasilitasi membantu kelancaran perdagangan timah," kata Erzaldi usai menghadiri Halal Bihalal ICDX di Novotel Bangka, Kamis (5/7).

Diutarakan Erzaldi, bahwa kontribusi tersebut berkenaan manfaat dari keberadaan ICDX kepada masyarakat Babel. "Kalau hanya jual beli timah tanpa ada manfaat kepada Babel kan susah," ujarnya tanpa memaksakan seperti apa kontribusinya itu ke depan

"Untuk kontribusinya itu tergantung kebijakan mereka. Namun kita sangat mengharapkan adanya perubahan dan ini tentu akan kita dukung, dan insya Allah perubahan ini akan mendapat dukungan dari DPRD. Kita bersinergi lah untuk membangun Babel ini," imbuh Erzaldi.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyinggung terkait investasi di bidang pertambangan timah di Babel. Bahwa mengambil hasil timah dari Babel tidak hanya memberikan manfaat kepada dunia, namun lihat juga daerahnya.

"Membangun Babel menjadi tanggung jawab bapak ibu produsen timah. Jangan sampai terkenal timahnya saja yang mendunia tapi pulau Bangka Belitungnya dilupakan. Kita ingin hasil timah ini kita bisa membangun Babel baik masyarakatnya dan jiwanya, agar timah itu betul- mendapat berkah," ungkap.Erzaldi.

Sementara, Direktur ICDX Lamon Rutten mengatakan tahun ini merupakan tahun luar biasa bagi Indonesia terkait ekspor timah yang meluas ke sejumlah negara dunia. Bahkan nilai ekspor tersebut mencapai Rp170 miliar.
 
Tidak lagi mengikuti harga pasar, nilai transaksi ekspor timah Indonesia meningkat cukup tajam rentan waktu 2017-2018. Babel pusat timah dunia program prioritas. Semoga silaturahmi ini dapat terus terjalin dengan baik," ungkapnya.

Halal bihalal ICDX ini sendiri mengangkat tema Bersatu membangun Babel menjadi sentra timah duniaā€¯. Hadir sejumlah tamu undangan, Presiden Komisaris ICDX, Said Aqil Siroj, Presiden Komisaris ICH (Indonesian Clearing House), Fenny Widjaja, perwakilan Bappebti, Kapolda Babel, Danrem, pengusaha timah di Babel dan sejumlah tamu undangan lainnya. [ana]


Komentar Pembaca