Janji Politik Sekawan Ini Baru Mau Direalisasikan

456 Rumah Tak Layak Huni Dibedah

Sosial  SELASA, 26 JUNI 2018 , 20:47:00 WIB

Janji Politik Sekawan Ini Baru Mau Direalisasikan

RMOLBabel

RMOLBabel. Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang akhirnya merealisasikan program pengentasan pemukiman kumuh, salah satu janji politik kepemimpinan Muhammad Irwansyah dan M Sopian (Sekawan).
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Pangkalpinang, Miego menjelaskan, ini merupakan program 3S (Sasaran Sekawan Sejahtera) yang merupakan janji politik Irwansyah-Sopian.

"Totalnya ada 456 unit rumah warga Pangkalpinang yang akan dilakukan pembangunan baru dan peningkatan kualitas rumah tidak layak huni, berdasarkan survei pada November-Desember tahun lalu," jelas Meigo usai sosialisasi terhadap calon penerima bantuan tersebut, Selasa (26/6).

Miego menjelaskan, bahwa program ini sudah berjalan sejak 2014 silam, hanya saja pada waktu itu program tersebut baru berjalan sebatas pengembangan-pengembangan jalan seperti jalan setapak, saluran gorong-gorong. "Untuk di tahun 2018 sendiri hal tersebut baru dapat direalisasikan," ungkap Miego.

Adapun rinciannya bantuan "bedah rumah" tersebut dibeberkan Meigo, 50 unit rumah yang akan dilakukan pembangungan baru, 200 unit rumah untuk peningkatan kualitas (rehab berat).

"Ada juga dari dana alokasi khusus untuk 124 unit rumah kategori rehab ringan serta 82 unit rumah akan dilakukan peningkatan kualitas dari dana APBD provinsi. Kita harap tidak ada lagi rumah warga Pangkalpinang yang tidak layak huni," harapnya.

Sementara Plt Walikota Pangkalpinang Muhammad Sopian mengungkapkan, program 3S merupakan program prioritas dalam rangka percepatan dan pemerataan peningkatan kesejahteraan masyarakat sampai ke tingkat kelurahan.

"Program ini diarahkan pada keseimbangan antara pembangunan fisik dan non fisik dengan memanfaatkan kemampuan keuangan daerah secara efektif dan efisien. Untuk kegiatan fisik yang selama ini telah berjalan dengan baik dan telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat antaranya pengembangan fasilitas umum seperti jalan setapak/jalan lingkungan, drainase skala lingkungan, plat deker, gorong-gorong dan talud," terangnya.

Sementara untuk kegiatan peningkatan kualitas dan pembangunan baru rumah layak huni bagi rumah tangga kategori miskin atau kurang mampu, baru dapat terlaksana pada tahun anggaran 2018 ini.

"Kita bersyukur bahwa dalam keterbatasan anggaran, Pemkot Pangkalpinang dapat mewujudkan impian Pangkalpinang Bebas Kumuh 2019 sektor perumahan diantaranya melalui ketersediaan perumahan yang sehat dan nyaman," pungkas Sopian. [ina]

Komentar Pembaca