Menikmati Berbuka Puasa dan Tarawih Di Tambang Bawah Tanah Freeport

Nusantara  RABU, 13 JUNI 2018 , 18:21:00 WIB

Menikmati Berbuka Puasa dan Tarawih Di Tambang Bawah Tanah Freeport

Foto: Freeport Indonesia

RMOLBabel. Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang selalu ditunggu-tunggu oleh umat Islam di antero dunia, tak terkecuali para karyawan Freeport Indonesia di Papua yang bekerja di tambang bawah tanah.
Meskipun harus bekerja keras ratusan meter di bawah tanah, para karyawan di tambang bawah tanah Freeport Indonesia tidak melewatkan berpusa di bulan Ramadhan.

Di tambang yang berjalan 24 jam tiap hari ini aktivitas di bulan Ramadhan berjalan seperti hari-hari lainnya. Pembeda utamanya adalah saat waktu berbuka puasa akan tiba.

Para karyawan yang melaksanakan ibadah puasa menghentikan aktivitasnya sementara untuk berbuka puasa. Suasana berbuka puasa di tambang bawah tanah ini selayaknya berbuaka puasa di banyak tempat lainnya di Indonesia.

Beberapa waktu menjelang berbuka puasa, para karyawan yang melaksanakan ibadah puasa berhenti bekerja sebentar dan berkumpul di sekeliling hidangan yang telah disediakan.
Kehangatan terpancar dari wajah para karyawan yang seharian ada di dalam perut bumi tersebut.

Menjelang buka puasa, karyawan muslim sudah berkumpul di masjid yang ada di tambang bawah tanah untuk ngabuburit menanti adzan magrib dikumandangkan yang menandakan waktunya berbuka puasa. Para karyawan pun berbuka puasa dengan minuman, kurma dan berbagai penganan lain.

"Bekerja di tambang bawah tanah tidak menghambat kami untuk tetap berpuasa. Bahkan kerja keras di bulan puasa ini menjadi penyemangat kami karena tentunya mencari nafkah yang baik di dalam bulan Ramadhan lebih tinggi nilainya di hadapan Allah SWT. Semua aktivitas dan pekerjaan tetap berjalan seperti hari biasa, dan keselamatan tetap hal yang paling diutamakan,” terang Teguh Supriyatno, salah seorang karyawan departemen konstruksi tambang Deep Mill Level Zone (DMLZ) PT Freeport Indonesia.

Teguh menjelaskan bahwa perusahaan tempatnya bekerja memperhatikan sampai hal-hal terkecil seperti persiapan berbuka puasa ini. Tiap karyawan yang menjalankan ibadah puasa didata agar ketika waktu berbuka puasa datang karyawan tersebut bisa untuk sementara menghentikan aktivitasnya dan berbuka puasa.

"Berbuka bersama dalam suasana seperti ini terasa unik. Karena bagaimanapun kami ada ratusan meter dari permukaan tanah. Kesempatan untuk tetap bisa bekerja sekaligus menjalankan ibadah adalah sesuatu yang patut kami syukuri," ujar Teguh.

"Berpuasa dan bekerja di bawah tanah ini menguatkan rasa senasib sepenanggungan di antara kami para karyawan yang harus jauh dari keluarga di bulan suci Ramadan namun tetap mendapatkan kesempatan untuk beribadah bersama terasa begitu nikmat," tambah Teguh.  

Apollo Sirait, foreman DMLZ Chute Construction (yang mengatur mengenai penempatan dan jadwal kerja) menerangkan bahwa puasa tidak menjadi penghambat bagi para karyawan untuk tetap bekerja dengan efisien dan produktif. Menurutnya, bekerja di tambang bawah tanah sekalipun melelahkan tidak membuat para karyawan untuk melepaskan ibadah puasanya.

"Berbuka puasa di jobsite ini baik di tambang permukaan maupun tambang bawah tanah sudah menjadi tradisi di Freeport Indonesia. Perusahaan ingin menjamin para karyawan bisa bekerja dengan baik sekaligus menjalankan ibadahnya dengan nyaman," tutur Sirait.

Toleransi juga sangat dijunjung tinggi di mana karyawan yang tidak berpuasa menghargai dan menghormati sesama karyawan lain yang sedang berpuasa. "Dalam pekerjaan, saling back-up, komunikasi dan koordinasi tetap terjaga dengan baik," terangnya.

Apollo Sirait juga menjelaskan selain makanan untuk berbuka puasa di tambang bawah tanah, Freeport Indonesia juga menyiapkan tempat untuk salat tarawih berjamaah bagi para karyawan yaitu di Masjid Baabul Munawar yang berada di deep mile level zone.

Masjid ini sendiri pada tahun 2017 mendapatkan penghargaan dari Museum Rekor Dunia-Indonesia sebagai masjid dengan lokasi terdalam dari permukaan tanah (1.700 meter di bawah permukaan tanah).

"Tentunya untuk aktivitas tarawih ini tidak bisa semua karyawan mengikutinya, karena kami harus mempertimbangkan aktivitas kerja yang berlangsung di tambang bawah tanah ini. Beberapa karyawan yang lokasinya jauh dari masjid ini juga akan melaksanakan salat tarawih di waktu istirahatnya secara sendiri-sendiri," papar Sirait sembari menjelaskan tambang bawah tanah Freeport Indonesia yang sangat panjang dan dalam.  

Menurut Teguh, salat tarawih di tambang bawah tanah ini tak kalah khusyuknya dengan tarawih di tempat-tempat lain. Selain di tambang bawah tanah, aktivitas di bulan Ramadhan juga selalu dilaksanakan di Masjid Darussaadah di Tembagapura.

Sepanjang bulan suci Ramadan, buka puasa bersama digelar di Masjid tersebut.  Seusai berbuka, salat magrib dan makan bersama, umat muslim di Tembagapura melanjutkan ibadah dengan salat tarawih berjamaah. [wid]

Komentar Pembaca
Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

Aman Abdurrahman Divonis Hukuman Mati

JUM'AT, 22 JUNI 2018 , 11:00:00

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Rizal Ramli Dan Gerakan #2019GantiPresiden

Rizal Ramli Dan Gerakan #2019GantiPresiden

MINGGU, 29 APRIL 2018 , 22:04:00

Ongkos Haji Naik 0,99 Persen

Ongkos Haji Naik 0,99 Persen

KAMIS, 15 MARET 2018 , 18:11:00