PT Timah Dan Masyarakat Gotong Royong Buka Akses Jalan Baru Hubungkan Dua Kampung

Ekbis  SABTU, 12 MEI 2018 , 10:40:00 WIB

PT Timah Dan Masyarakat Gotong Royong Buka Akses Jalan Baru Hubungkan Dua Kampung

Foto/IST

RMOLBabel. Wujud "BUMN hadir untuk negeri" benar-benar diterapkan PT Timah (Persero) Tbk saat membantu masyarakat membangun akses jalan yang menghubungkan antara Dusun Pangkalan Batu dan Desa Ranggung, Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan (Basel).
Kegiatan yang dimulai pada Sabtu (5/5) tersebut, mendapat kunjungan dan perhatian khusus dari Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan. Kabid Humas PT Timah Anggi Siahaan mengatakan, gotong-royong pembangunan akses jalan baru ini diharapkan dapat mempermudah akses transportasi masyarakat yang  berada di dua kampung tersebut.

"Selama ini masyarakat masih melalui sungai dengan pompong untuk menuju Desa Ranggung. Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja PKBL dan CSR PT Timah Tbk yang bertema Membangun Infrastruktur Desa Tertinggal di Provinsi Kepulauan  Bangka Belitung," kata Anggi kepada Kantor Berita RMOL Babel melalui siaran pers, Sabtu (12/5).

Dusun Pangkalan Batu, terletak di pinggiran Desa Ranggung Kecamatan Payung Kabupaten Bangka Selatan, atau sekitar kurang lebih 90 kilometer dari Kota Pangkalpinang.

Dusun ini dihuni sekitar 60 Kepala Keluarga. Untuk mencapainya dapat ditempuh melalui jalur darat.
Dari Desa Ranggung, perjalanan darat menggunakan mobil membutuhkan waktu kurang lebih 90 menit dengan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan. Jika kurang hati-hati berkendara, mobil dapat terjebak di jalan yang berlumpur dan berlobang cukup dalam.

Setelah itu, perjalanan dilanjutkan dengan menggunakan perahu sekitar 25-30 menit hingga sampai di Dusun Pangkalan Batu. Sedangkan untuk sampai di pemukiman penduduk setempat, ditempuh dengan berjalan kaki melewati perkebunan karet dan lada sekitar 15 menit.

Ketua RT Dusun Pangkalan Batu, Juhar (57) mengungkapkan, keberadaan Dusun Pangkalan Batu sudah ada dari sebelum zaman Nippon (penjajah Jepang-red). "Di sini kami sudah turun temurun dari atok moyang. Masyarakat di sini rata-rata bekerja sebagai nelayan dan berkebun," ujar Juhar.

Juhar menceritakan, dulu mereka menyeberang menggunakan titian pepohonan untuk mencapai Desa Ranggung. Namun sejak tahun 1988 silam, masyarakat mulai menggunakan pompong untuk menyebrang hingga saat ini.
 
"Kami sangat bersyukur dengan adanya kunjungan PT Timah dan juga Bapak Gubernur ke tempat kami ini. Terima kasih kepada semua pihak yang sudah peduli bahkan ikut langsung membantu kami membangun akses ini. In Syaa Allah jika jalan ini selesai maka akan mempermudah aktifitas kami dan juga anak-anak kami untuk bersekolah," ujar Juhar.

Untuk membuka akses jalan, PT Timah Tbk mengerahkan 3 unit excavator dan 4 unit dump truck. Operasional kegiatan ini didanai dari anggaran CSR PT Timah Tbk. Kepala Divisi PKBL dan CSR Ali Samsuri dan sejumlah karyawan PT Timah tampak ikut bergotong royong bahu membahu bersama masyarakat setempat merintis dan membuka akses jalan di desa tersebut. [Mg6]


Komentar Pembaca
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

Ada Enggar Di Balik Kasus Impor Pangan

SENIN, 16 SEPTEMBER 2019 , 01:14:11