Oknum Ngaku Anggota BNN Peras Warga Pugul

Uang Rp3,8 Juta Melayang

Hukum  JUM'AT, 11 MEI 2018 , 21:19:00 WIB

Oknum Ngaku Anggota BNN Peras Warga Pugul

Foto/Net

RMOLBabel. Fendi (36), warga Desa Pugul, Kecamatan Riau Silip, Kabupaten Bangka benar-benar tak berdaya saat didatangi oknum yang mengaku sebagai anggota Badan Narkotika Nasional (BNN), Sabtu malam (5/5).
Tanpa bukti, Fendi dituduh oknum yang berinisial Sy alias Kd telah mengedar barang haram kepada seseorang yang kini sudah diamankan pihak BNN.

"Kata Ys, saya pemilik barang itu (narkoba), ada satu atau dua kantong di rumah saya dari keterangan tersangka yang sudah ditangkap. Barang apa, saya juga nggak tahu menahu masalah itu," cerita Fendi kepada wartawan, Jumat (11/5).

Setelah menuduh, kata Fendi, dirinya diajak ke mobil untuk dibawa ke Markas BNN.

"Di dalam mobil ada 4 laki-laki selain Ys, saya tidak kenal," kata Fendi. Hingga mobil dijalankan, Fendi bukan dibawa ke kantor BNN seperti yang disebutkan Ys, melainkan berkeliling ke kota Sungailiat sampai mobil diberhentikan di Taman Sari.

Fendi juga mengaku sangat tertekan saat salah satu rekan Ys akan mengancam akan menembak. "Temannya itu bilang, Fen, ka la suah ditembak lum?" terang Fendi meniru perkataan teman Ys dengan logat bahasa Bangka.

Sampai pada negosiasi, Fendi diminta sejumlah uang. "Ys minta uang Rp5 juta, saya terus terang bilang nggak uang sebanyak itu, cuma ada Rp2 juta. Tapi Ys tetap memaksa suruh saya pinjam dulu ke orang lain malam itu juga," kata Fendi.

Negosiasi juga dilakukan di kediaman Fendi. Didampingi istri, Fendi menyerah dan memberikan uang Rp3,8 juta kepada Ys.

Sepulang Ys, Fendi yang merasa tidak pernah melakukan transaksi jual beli narkotika pun bingung dan menyadari kalau dirinya sudah menjadi korban pemerasan.

"Saya nggak jual barang (narkoba) itu, tapi karena malam itu saya sangat ketakutan ditekan Ys dan rekan-rekannya," ungkapnya.

Kini laporan Fendi sudah ditangani pihak kepolisian. Kabag Ops Polres Bangka Kompol S Sophian menjelaskan, saat ini pihaknya masih melakukan pemeriksaan sejumlah saksi terkait laporan tersebut.

"Laporannya Kamis kemarin sore. Sudah kita terima dan masih diminta keterangan saksi-saksinya dulu," demikian Kabag Ops. [lio]

Komentar Pembaca
RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15