Butuh 2 Minggu DLH Uji Lab Sampel Air Sungai Jeruk

Terkait Dugaan Tercemar Limbah Sawit PT THEP

Daerah  KAMIS, 08 MARET 2018 , 12:52:00 WIB

Butuh 2 Minggu DLH Uji Lab Sampel Air Sungai Jeruk

Ilustrasi/Net

RMOL. ‎Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bangka mengaku masih menunggu hasil uji laboratorium sampel air sungai Jeruk, Desa Labu, Kecamatan Puding Besar yang diduga tercemar limbah pabrik sawit milik PT Tata Hamparan Eka Persada (THEP) yang berada diperbatasan Desa Puding Besar dengan desa tersebut.
Kasi Pemantauan Lingkungan Hidup (DLH) Bangka, Pegi sampel air yang diberikan oleh Direktur PDAM Tirta Bangka saat ini berada di DLH Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) untuk diuji di laboratarium untuk mengetahui kondisi air tersebut.

Untuk hasilnya sendiri, kata Pegi belum bisa dipublikasikan mengingatkan hasil uji lab tersebut memakan waktu yang cukup lama. "Untuk hasilnya, dua minggu baru keluar. Nah kalau sudah tahu hasilnya apa, baru kita kasih tahu,"katanya.

Ditambahkan dia, DLH belum bisa memastikan apakah sungai Jeruk Labu itu tercemar limbah atau tidak sebelum hasil uji laboratorium keluar. "Jadi kita tidak bisa mengatakan itu tercemar atau tidak sebelum keluar hasil analisa sampel," katanya. [lio]

Komentar Pembaca