Sekolah Alam Langit Biru Kelola Limbah Hydrilla Jadi Kompos Balok

Pendidikan  SELASA, 27 FEBRUARI 2018 , 12:53:00 WIB

Sekolah Alam Langit Biru Kelola Limbah Hydrilla Jadi Kompos Balok

Foto: IST

RMOL. Sekolah Alam Langit Biru memperingati Hari Peduli Sampah Nasional lewat kemah remaja yang diikuti para pelajar, pengurus karang taruna, remaja mesjid di Kecamatan Puding Besar.
"Kami gelar acara ini kerja sama dengan Bangka Flora Society selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu di kawasan wisata Sungai Upang Desa Tanah Bawah," pendiri Sekolah Alam Langit Biru, Ir Dian Rosanna kepada Redaksi Kantor Berita RMOLBabel, Selasa (27/2).

Diutarakan Dian, berbagai kegiatan bersifat edukasi lingkungan dan aksi bersih sungai Upang dilaksanakan pada kemah remaja peduli sampah. "Kegiatan intinya yakni pembuatan kompos balok dari hydrilla yang sangat banyak di sungai ini," terangnya.

Ketua pelaksana, Holil juga menjelaskan kegiatan kemah kali ini lebih dikonsentrasikan pada pengelolaan limbah organik di sungai Upang.

"Hydrilla merupakan sejenis rumput sungai, disini sangat banyak dan saking banyaknya kadangkala dirasakan mengganggu alur nelayan. Maka dari itu kami mencoba memanfaatkan untuk kita buat kompos. Dan inovasi kami membuatnya dalam bentuk balok," terang Holil.

Proses pembuatannya sendiri, lanjut Holil, dilakukan oleh siswa sekolah alam BFS yang dimotori oleh Donien, yang merupakan siswa SMPN 1 Mendobarat. "Hasil buatan kompos balok ini pun dinamai mereka Kompos Babel Sekolah Alam," ungkapnya. [ana]

Komentar Pembaca
RIAU TOLAK RELAWAN DARI JAKARTA, ANIES MENJAWAB ELEGAN
Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

Jangan Karena Cari Keuntungan Label Halal Dihapus

RABU, 18 SEPTEMBER 2019 , 12:31:48

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

Mengusung Tandu Toapekong Terbanyak

SELASA, 17 SEPTEMBER 2019 , 08:22:15