Tunaikan Program BPN, Bupati Sertifikasi 110 Tanah Warga

Daerah  KAMIS, 15 FEBRUARI 2018 , 09:27:00 WIB

Tunaikan Program BPN, Bupati Sertifikasi 110 Tanah Warga

Ist

RMOL. Bupati Bangka Ir. H. Tarmizi H. Saat MM, menyerakan sebanyak 110 sertifikat tanah secara simbolisasi kepada 5 (lima) masyrakat Desa Tanah Bawah.
Tarmizi, bersama Camat Puding, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bangka hadir dalam penyerahan secara simbolis sertifikat kepada masyarakat itu mengatakan bahwa setrifikat tanah ini merupakan program PTSL Badan Pertanahan nasional (BPN) Kabupaten Bangka Tahun anggaran 2017, bahkan selama Tahun 2017 BPN telah menyertifikatkan tanah diseluruh kecamatan Kabupaten Bangka sebanyak 9.359 bidang tanah, untuk itu Kabupaten Bangka mendapatkan rekor terbanyak menyelesaikan PTSL se-Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Pada Kesempatan ityu, Bupati mengatakan untuk Tahun 2018 ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka akan membuat perbub tentang Bea Perolehan Hak atas Tanah dan atau Bangunan (BPHTB),"selain memberikan sertifikat tanah, Desa Tanah Bawah ini juga akan menjadi desa percontohan. Untuk itu Pemkab Bangka akan mendistribusikan 1000 bidang tanah perkebunan. Dengan syarat harus ada surat keterangan dari camat dan tanah yang mau dibebaskan harus sudah diukur dan diberi batas”kata Bupati, Rabu (14/2).

Dirinya juga menjelaskan manfaat bagi masyrakat yang sudah mensertifikatkan tanah, sehingga seluruh masyarkat Kabupaten Bangka diharapkan agar dapat mendaftarkan tanah guna pembuatan seritifikat tanah.

kita tidak pernah tahu seberapa panjang umur kita, untuk itu alangkah baiknya jika tanah kita sudah disertifikatkan. Banyak sekali manfaatnya, misalnya jika terkena pelebaran jalan maka bisa mendapatkan ganti rugi karena ada kepastian hukum”jelasnya.  

Sementar itu Kepala Badan Pertanahan Nasional  (BPN) Kabupaten Bangka Anton Jumantoro mengatakan untuk  Tahun 2018 ini selain program PTSL, BPN juga akan melakukan program registribusian tanah pertanian,"dulu namaya Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) yang sekarang disebut Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL). Untuk Tahun anggaran 2018 ini kita akan mengukur 6.600, dan secara yuridis yang akan kita realisasikan sertifikat tanahnya sebanyak 4.600”jelas Anton Jumantoro.

Anton juga menambahakan secara keseluruhan, BTN tahun 2018 ini akan membuat sertifikat tanah sebanyak 7 juta bidang, dan jika dibandingkan pada Tahun 2017 lalu berarti meningkat 2 juta bidang, hal ini diungkapkannya merupakan program Nawacita Presiden RI. [Ina] 

Komentar Pembaca