Warga Keluhkan Bau Limbah Pabrik Ubi PT MJL

Daerah  RABU, 14 FEBRUARI 2018 , 23:29:00 WIB

Warga Keluhkan Bau Limbah Pabrik Ubi PT MJL

Ilustrasi/Net

RMOL. Warga Simpang Jongkong, Kelurahan Simpang Perlang, Koba Bangka Tengah (Bateng) resahkan oleh bau limbah pabrik pengolah ubi PT Memban Jaya Lestari (MJL), terlebih bau limbah tercium menyengat apabila musim datang penghujan.
Sari, salah warga setempat mengeluh dampak dari limbah pabrik ubi yang berada tak jauh dari pemukiman tak dapat beraktivitas dengan efektif apabila bau limbah tersebut tidak juga hilang. "Mau keluar rumah saja kadang males, karena kalau diluar kan ada angin, anginnya berhembus kesini, jadi baunya tercium. Biasanya lebih memilih menutup pintu supaya angin dari arah pabrik itu nggak masuk,"cetusnya, Rabu (14/2).  

Hal senada juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ali Imron, yang mengendus bau limbah ketika dirinya melewati daerah sekitar. Setelah ditelusuri, ia mengaku bau limbah tersebut berasal dari pabrik ubi milik PT MJL yang terletak tak jauh dari pemukiman warga.

"Kami juga mencium bau nggak enak itu. Pas dicari rupanya di pabrik ubi tersebut. Ya kami himbau lah untuk bau itu supaya mereka menggunakan open yang dimodifikasi, agar limbahnya kering, kalau kering pasti nggak bau. Kami manggil pemiliknya, malah yang nemui pengurusnya,"katanya.

Dirinya tak menampik warga sekitar keluhkan bau limbah tersebut, sebab ia sendiri mengaku telah bertemu dengan masyarakat serta pihak kelurahan yang mengeluhkan hal yang sama. Kendati demikian, ia bersama tim mengaku akan turun lagi ke lapangan dalam waktu dekat, guna menindaklanjuti keluhan masyarakat.

"Itu dikeluhkan dari masyarakat, kelurahan kami panggil juga begitu. Maka itu kami minta, kalau tidak bisa menangani lebih baik tidak usah. Belum lagi pihak daerah merasa sangat kecolongan, ngajukan secara indrusti dengan penghasilan sekian, namun sekali ngecek ke lapangan sudah bangunan, atas nama PT," tegasnya. [Ria]



Komentar Pembaca