PKB Babar Tak lulus Verifikasi Faktual

PKB Babar tak lulus verifikasi keanggotaan

Politik  SELASA, 13 FEBRUARI 2018 , 22:53:00 WIB

PKB Babar Tak lulus Verifikasi Faktual

RMOLBabel

RMOL. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dinyatakan tidak lulus verifikasi faktual di Kabupaten Bangka Babar (Babar).
Martono, Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Babar mengatakan untuk lulus verifikasi dan menjadi Parpol Peserta Pemilu, setiap Parpol harus lulus verifikasi secara akumulatif 100 persen di tingkat Provinsi dan 75 persen tingkat Kabupaten dan Kota. Adapun beberapa hal yang menjadi sasaran verifikasi faktual adalah kepengurusan, keanggotaan, domisili kantor dan keterwakilan perempuan.

Dirinya ungkapkan penyebab PKB Babar tidak lulus verifikasi dimana permasalahan keanggotaannya saja, sedangkan unsur lain seperti kepengurusan, keterwakilan perempuan dan domisili kantor telah memenuhi syarat verifikasi faktual,"nama-nama yang ada di Sipol itu beda dengan yang mereka hadirkan ketika verifikasi, dari 11 orang yang mereka hadirkan hanya satu yang sesuai data Sipol" jelas Martono, Selasa (13/2).

Sebelumnya diakui Martono, pihak KPUD Babar telah memberikan kesempatan kepada pihak PKB Babar untuk melakukan perbaikan, namun sampai berakhir masa perbaikan PKB Babar belum juga melakukan verifikasi perbaikan tersebut.

Meskipun demikian, Martono menjelaskan bahwa PKB masih mempunyai kesempatan untuk menjadi parpol peserta pemilu 2019 mendatang, karena yang menentukannya adalah hasil akumulatif verfikasi faktual nasional yang akan diputuskan oleh KPU RI.

"PKB masih mempunyai kesempatan untuk menjadi parpol peserta pemilu 2019 mendatang, karena dari 7 kabupaten/kota yang ada di Babel, hanya di Babar PKB tidak memenuhi syarat"tutup Martono. [Mg7]



Komentar Pembaca
Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Indonesia Berpotensi Jadi Mangkuk Pangan Asia

Indonesia Berpotensi Jadi Mangkuk Pangan Asia

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Prabowo-Sandi Fokus Revitalisasi Ekonomi Kerakyatan