Ribuan Kapal Nelayan Tidak Bisa Melaut

Alur Muara Air Kantung Dangkal

Daerah  SELASA, 13 FEBRUARI 2018 , 00:28:00 WIB

Ribuan Kapal Nelayan Tidak Bisa Melaut

Foto: IST

RMOL. Alur Muara Air Kantung Sungailiat, Kabupaten Bangka kembali mengalami pendangkalan yang membuat ratusan nelayan tradisional terancam tidak bisa melaut.
Menurut salah satu tokoh nelayan setempat, Syarifudin, alur muara Air Kantung Sungailiat ini merupakan akses keluar masuk kapal nelayan daerah yang mengalami pendangkalan sejak beberapa hari terakhir.

"Sudah kurang lebih seminggu pendangkalan luar biasa sehingga nelayan juga tidak bisa melaut," katanya kepada Kantor Berita RMOLBabel, Senin (12/2).

Dikatakan dia, pendangkalan alur muara ini terjadi disebabkan oleh sejumlah faktor seperti faktor cuaca disertai pengerukan alur muara yang dilakukan PT Pulomas selama tujuh tahun terakhir hingga sekarang tidak berjalan dengan baik.

Bahkan kata dia, muara Air Kantung yang mengalami pendangkalan dan dikeruk PT Pulomas menggunakan 3 unit Eksavator itu justru dinilai nelayan daerah ini tidak efektif lantaran saat gelombang besar, tumpukan pasir yang berada di alur muara tersebut mengalami longsor dan menutup alur muara.

"Kalau masalah pengerukan, ya bisa kita lihat sendiri sudah selama 7 tahun ya hasilnya begitulah, nggak ada dampak dan hanya memberikan dampak 2 gurung di kiri kanan muara air kantung itu yang suatu saat akan terjadi abrasi terus oleh gelombang," katanya.

Bahkan kata dia, pengerukan alur muara yang dikerjakan selama bertahun tahun ini tidak menghasilkan apapun sesuai keinginan dan harapan masyarakat pengguna jasa air kantung tersebut.

Untuk itu, dia berharap pemerintah daerah ini melalui kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat agar dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi nelayan tradisional daerah ini.

Harapan kita kepada pemerintah pusat maupun pemerintah daerah harus bertanggung jawab penuh mengatasi masalah ini,"katanya.

Dia juga berharap kepada PPN daerah ini bersama Pemkab Bangka dan PT Timah dapat bekerjasama untuk menyelesaikan permasalahan pendangkalan alur muara Air Kantung yang hingga saat ini belum membuahkan hasil yang maksimal.

"PPN Sungailiat, Pemerintah Daerah dengan PT Timah yang juga harus bertangung jawab dan tidak boleh lepas tangan disini. Jadi semua element itu harus bertanggung jawab dan bekerja sama, jangan saling menyalahkan, kita sama sama duduk selesaikan perkara yang bertahun tahun menjadi Gurita diwilayah ini," katanya.

Sejumlah  kapal nelayan yang nekad keluar untuk melintasi alur muara ini pun banyak yang kandas dan harus di tarik dengan menggunkan eksavator. [Mg4]

Komentar Pembaca
TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

RABU, 21 FEBRUARI 2018 , 10:00:00

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Buka IMT-GT Join Business Council Meeting 2017

Buka IMT-GT Join Business Council Meeting 2017

RABU, 27 SEPTEMBER 2017 , 09:16:00

Target Tiga Besar

Target Tiga Besar

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 20:29:00

Takbir, Pasangan Mulya Daftar Ke KPU Bangka

Takbir, Pasangan Mulya Daftar Ke KPU Bangka

RABU, 09 JANUARI 2008 , 15:37:00