Diduga Bobol Klaim Asuransi Nasabah, Agen Allianz Dilaporkan Ke Polisi

Hukum  SENIN, 12 FEBRUARI 2018 , 23:04:00 WIB

Diduga Bobol Klaim Asuransi Nasabah, Agen Allianz Dilaporkan Ke Polisi

Wiwih Luciani Bonar Dan Alvin Liem/RMOL

RMOL. Agen PT Asuransi Allianz Indonesia kembali harus berurusan dengan pihak berwajib. Kali ini, kasus yang melibatkan agen asuransi Allianz berinisial FER, dilaporkan Wiwih Luciani Bonar (31) ke Mapolda Metro Jaya, Senin (12/2).
Dalam surat laporan bernomor TBL/640/II/2018/PMJ/Dit Reskrimum Polda Metro Jaya (PMJ), terlapor FER diduga telah melanggar Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan surat dan Pasal 372 KUHP tentang penggelapan.

"Saya dirugikan Rp105 juta, dan suami saya Belky sudah meninggal, karena tidak ada uang untuk dirawat di rumah sakit," terang Wiwih di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/2) malam.

Kepada wartawan, Wiwih yang didampingi kuasa hukumnya Alvin Liem menjelaskan. Awalnya, ia dan sang suami menjadi nasabah Allianz dengan membeli empat polis sekaligus pada September 2016.

Masing-masing untuk dirinya dengan premi Rp 3 juta per bulan. Serta, suaminya dengan premi Rp 1 juta per bulan dan dua anaknya masing-masing Rp 600 ribu per bulan.

"Sejak proses awal penjualan dan pendaftaran dilakukan oleh ROB, tapi di dalam buku polis asuransi yang kami terima justru nama agennya adalah FER. Tapi saat itu kami tidak curiga," urai Wiwih.

Pada Februari 2017, atau setelah lima bulan memegang polis Allianz, Belki mengalami sakit keras sehingga harus dirawat inap di rumah sakit.

"Supaya bisa bernafas, tenggorokan suami saya harus dilubangi. Empat kali keluar masuk rumah sakit mulai rumah sakit di Lampung hingga RS Siloam Karawaci. Ratusan juta rupiah uang tabungan dan pinjam sana sini untuk biaya rumah sakit," tutur Wiwih lirih.

Masalah mulai muncul ketika diajukan klaim asuransi Allianz. Pihak Allianz menolak dengan berbagai alasan, sehingga Belki tidak bisa mengklaim biaya asuransi.

"Sampai akhirnya suami saya meninggal pada Juli 2017 lalu. Karena saya sudah tidak ada lagi uang untuk biaya rawat rumah sakit. Sehingga suami saya terpaksa hanya dirawat di rumah," beber Wiwih dengan wajah sedih.

Setelah suami Wiwih meninggal, kali ini Wiwih mencoba mengajukan klaim atas meninggalnya suaminya. "Pihak Allianz mengatakan kalau klaim untuk kematian suami saya sudah dicairkan dan ditransfer ke Bank BCA Alam Sutera Serpong," lontar Wiwih.

Namun ketika Wiwih mendatangi pihak BCA cabang Alam Sutera, pihak bank mengharuskan Wiwih menyertakan surat kematian suami, dan surat yang menunjukkan Wiwih sebagai ahli waris suami.

Karena berbagai kesibukan dan kesedihan karena ditinggal suami. Akhirnya Wiwih baru sempat mendatangi BCA Alam Sutera Serpong pada Januari lalu.

"Tapi ketika saya datang lagi ternyata menurut pihak bank kalau klaim saya itu sudah dicairkan kepada seseorang yang mengaku bernama Belky. Padahal buku tabungan dan kartu ATM BCA ada pada saya. Sebelumnya saya bilang suami saya meninggal. Tapi kok bisa ada yang mengaku suami saya mengambil uang klaim kematian suami saya," tutur Wiwih.

Dilanjutkan kuasa hukum korban, Alvin Liem mengatakan pihak BCA berdalih pelaku membawa semua data pribadi termasuk fotokopi KTP dan Kartu Keluarga Belky.

"Jadi oknum Allianz ini membobol uang klien kami ini dengan cara membuat KTP dan KK palsu lalu menarik uang secara tunai dan sebagian lagi mentransfer ke nomor rekening FER ini. Makanya FER ini kami laporkan," terang Alvin.

Menurutnya, saat ini pihak kepolisian sedang berkoordinasi dengan pihak BCA untuk mendapatkan rekaman CCTV pelaku saat menggasak uang Wiwih.

"Selain itu, FER ini harus segera dipanggil penyidik untuk diperiksa, sebab sesuai catatan pihak bank, setelah penarikan itu pelaku juga mentransfer uangnya ke FER ini. Jadi pelakunya ini komplotan," tutup Alvin. [nes] 

Komentar Pembaca
Hadi Tjahjanto - TNI dan Polri (Bag.2)

Hadi Tjahjanto - TNI dan Polri (Bag.2)

RABU, 15 AGUSTUS 2018 , 18:00:00

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

Dikecewakan Prabowo, GNPF Ancam Golput

SELASA, 14 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Coret Bacaleg! Eks Terpidana Korupsi

Coret Bacaleg! Eks Terpidana Korupsi

KAMIS, 02 AGUSTUS 2018 , 15:00:00

Rizal Ramli Dan Gerakan #2019GantiPresiden

Rizal Ramli Dan Gerakan #2019GantiPresiden

MINGGU, 29 APRIL 2018 , 22:04:00

Ongkos Haji Naik 0,99 Persen

Ongkos Haji Naik 0,99 Persen

KAMIS, 15 MARET 2018 , 18:11:00