DESAK CABUT IZIN HTI PT BRS

Tiba Di Komplek Perkantoran Gubernur, Ribuan Massa Longmarch

Daerah  SENIN, 22 JANUARI 2018 , 11:47:00 WIB

Tiba Di Komplek Perkantoran Gubernur, Ribuan Massa Longmarch
RMOL. Masyarakat dari 39 desa di Kabupaten Bangka Barat (Babar) turun ke jalan untuk aksi menuntut pencabutan izin Hutan Tanam Industri (HTI) akhirnya tiba di perkantoran Gubernur Bangka Belitung (Babel).
Ribuan massa tersebut terlihat longmarch ke halaman kantor Gubernur, hari ini (Senin, 22/1) untuk menyuarakan aspirasi mendesak Gubernur Erzaldi Rosman membuat surat rekomendasi ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) untuk mencabut izin HTI yang dikelola PT Bangun Rimba Sejahtera (BRS) dengan nomor SK.336/Menhut-II/2013.

"Wilayah konsesi HTI PT BRS mencapai 66.640 hektar yang berada di 39 desa itu mengancam sumber penghidupan warga yang mata pencahariannya sebagai petani. Hutan produksi yang diberikan pengelolaan ke PT BRS merupakan areal pertanian dan perkebunan petani di Babar yang telah dikelola secara turun temurun," ujar Romazon selaku Ketua FK WKR (Forum Kerja Wilayah Kelola Rakyat) lewat siaran pers kepada Redaksi Kantor Berita RMOLBabel, tadi pagi.

Ia melanjutkan, sebanyak 75 persen dari luas lahan konsesi PT BRS telah dikelola masyarakat untuk pertanian seperti lada, karet, sawit, buah buahan dan pemukiman sehingga keberadaan PT BRS mengancam sumber-sumber ekonomi masyarakat.

Sementara

Direktur Eksekutif WALHI Babel Ratno Budi mengatakan, pencabutan izin konsesi HTI PT BRS merupakan keharusan untuk menyelamatkan ruang hidup dan sumber penghidupan petani Babar.

"Gubernur Babel harus berani mengambil sikap dan tindakan tegas yang pro terhadap masyarakat dengan membuat surat usulan pencabutan izin HTI PT BRS yang dikirimkan ke Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI. Gubernur Babel juga hendaknya mengedepankan, mendorong penerapan akses wilayah Kelola masyarakat dengan Perhutanan Sosial melalui skema Hutan Desa, Hutan Kemasyarakatan dan Reforma Agraria untuk  pemukiman penduduk," tegasnya. [ana]

Komentar Pembaca
TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

RABU, 21 FEBRUARI 2018 , 10:00:00

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Buka IMT-GT Join Business Council Meeting 2017

Buka IMT-GT Join Business Council Meeting 2017

RABU, 27 SEPTEMBER 2017 , 09:16:00

Target Tiga Besar

Target Tiga Besar

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 20:29:00

Takbir, Pasangan Mulya Daftar Ke KPU Bangka

Takbir, Pasangan Mulya Daftar Ke KPU Bangka

RABU, 09 JANUARI 2008 , 15:37:00