2017, Inflasi Babel Terendah Dari 8 Tahun Terakhir

Ekbis  JUM'AT, 12 JANUARI 2018 , 21:34:00 WIB

2017, Inflasi Babel Terendah Dari 8 Tahun Terakhir

RMOLBabel

RMOL. Pertumbuhan perekonomian Kepulauan Bangka Belitung (Babel) cenderung membaik di tahun 2017, dan diprediksi akan terus mengalami kenaikan di tahun ini sejalan dengan kondisi ekonomi nasional dan dunia.
Demikian yang disampaikan oleh Deputi Gubernur BI Rosmaya Hadi pada sertijab Kepala Perwakilan BI Babel, Jumat (12/1).

"Meningkatnya kinerja ekonomi Babel, utamanya karena ditopang oleh meningkatnya kinerja ekspor sejalan dengan membaiknya harga komoditas unggulan seperti timah, CPO dan karet," bebernya.

Selain itu, jelas Rosmaya, secara sektor riil pertumbuhan ekonomi Babel di topang oleh kinerja lapangan usaha industri pengolahan, lapangan usaha pertambangan dan lapangan usaha perdagangan.

Dari sisi inflasi, inflasi Babel pada Desember 2017 tercatat sebesar 3,13 persen, berada di bawah realisasi inflasi nasional 3,61 persen dan sesuai dengan sasaran inflasi nasional sebesar 4±1 persen.

"Inflasi Babel tahun 2017 sebesar 3,13 persen, hebat sekali. Di 8 tahun terakhir, ini yang paling bagus. Ini adalah upaya semua pihak. Maka dari itu daya beli di Babel baik," jelasnya.

Rosmaya Hadi juga menuturkan, sesuai catatan BI kondisi perekomomian Indonesia belakangan ini sudah mulai membaik. Hal ini dilihat dari ekonomi yang ketercapaian infalasi 3,13 di bawah nasional 3,16. "Tentunya ketercapaian yang baik. Namun tidak bisa kita pungkiri bahwa kondisi global masih sangat berpengaruh terhadap ekonomi di Tanah Air," sebutnya.

Dijelaskan dia, permasalahan perekonomian global di Indonesia mengenai
tiga isu utama di tahun 2018. Pertama, pertumbuhan ekonomi dunia yang meningkat secara grandual, dalam jangka pendek sumber pertumbuhan ekonomi dari negara maju dan berkembang.

"Kedua, harga komoditas yang melekat tahun ini kami perkirakan melambat, meskipun pada tahun-tahun berikutnya harga komoditas akan tumbuh secara gradual sejalan dengan pertumbuhan ekonomi global," jelasnya.

Kemudian yang ketiga, lanjutnya, kenaikan suku bunga dunia di sektor keuangan yang diperkirakan suku bunga dunia akan meningkatkan sejalan dengan tren pengetahuan kebijakan moneter di negara maju fed fund rate diperkirakan akan naik tiga kali di 2018. [Mg6/Mg8]

Komentar Pembaca
Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

Partai Gerindra Vokal Tapi Belum Terarah

SELASA, 23 OKTOBER 2018 , 13:00:00

Indonesia Berpotensi Jadi Mangkuk Pangan Asia

Indonesia Berpotensi Jadi Mangkuk Pangan Asia

SENIN, 22 OKTOBER 2018 , 17:00:00

Prabowo-Sandi Fokus Revitalisasi Ekonomi Kerakyatan