Ini Catatan Disdik Soal Angka Putus Sekolah Di Bateng

Pendidikan  KAMIS, 11 JANUARI 2018 , 21:21:00 WIB

Ini Catatan Disdik Soal Angka Putus Sekolah Di Bateng

Iskandar/RMOLBabel

RMOL. Angka putus sekolah di Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) dinilai cukup minim, sebab terhitung persentasenya hanya capai 0,33 persen dari total jumlah seluruh siswa yang ada di Bateng.
Angka tersebut untuk saat ini, oleh pihak Dinas Pendidikan Bateng masih terus ditekan kembali, agar tidak ada lagi anak putus sekolah di Bumi Selawang Segantang ini.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bateng, Iskandar, Kamis (11/1). Ia mengungkapkan, penyebab anak putus sekolah bermacam-macam, mulai dari masalah perekonomian, hingga anaknya sendiri yang enggan untuk bersekolah.

"Penyebabnya macam-macam, ada siswa yang orang tuanya nelayan, maka harus berpindah-pindah tergantung dengan musim. Kalau yang di Namang itu pindahnya ke Flores, ada anak putus sekolah di Koba penyebabnya karena malas usia terlalu tua, kan malu sama teman-temannya. Ada juga siswa yang memang tidak mau sekolah, padahal sudah kami jemput ke rumah, tapi tetap tidak mau sekolah," jelas Iskandar.

Angka anak putus sekolah di Bateng sendiri terhitung dari tahun 2017 sejumlah 74 orang, yakni Koba 8 orang, Pangkalan Baru 9 orang, Sungaiselan 14 orang, Namang 5 orang, Lubuk Besar 14 orang, Simpangkatis 24 orang.

Total tersebut oleh Disdik Bateng masih akan terus ditekan angkanya hingga tidak ada lagi anak putus sekolah di Bateng. Seperti yang diharapkan Iskandar, agar masyarakat juga turut membantu Disdik untuk menyelesaikan permasalahan ini secara bersama.

"Kalau ada anak yang tidak sekolah karena faktor ekonomi, maka segera lapor ke Disdik, agar kami carikan solusinya, atau apapun permasalahan lain, kita akan bantu. Karena mohon maaf anak berkebutuhan khususpun kita bantu agar mendapat pendidikan yang layak. Kita beri motivasi untuk mereka agar tetap bersekolah, lakukan pendekatan persuasif, atau kita arahkan ke paket juga," pungkasnya.

Sementara itu, untuk menambah ilmu pengetahuan serta pemahaman orangtua akan pentingnya pendidikan, dirinya mengaku akan rutin menggelar kelas parenting, yang didanai oleh pemerintah pusat, dimana ia sendiri menargetkan akan aktif galakkan ini, yang berguna menambah wawasan orangtua, memberikan pemahaman, serta menyadarkan mereka. Karena keterlibatan orangtua dinilai penting dalam hal ini. [Mg5]

Komentar Pembaca
JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JK, Peng-Peng Di Balik Impor Beras

JUM'AT, 19 JANUARI 2018 , 21:00:00

Mau Rumah DP 0 Rupiah? Ini Syaratnya

Mau Rumah DP 0 Rupiah? Ini Syaratnya

KAMIS, 18 JANUARI 2018 , 15:00:00

Anies Pencitraan Pakai Becak

Anies Pencitraan Pakai Becak

RABU, 17 JANUARI 2018 , 19:00:00

Memberi Hormat

Memberi Hormat

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 10:40:00

RABU, 17 AGUSTUS 2016 , 21:42:00

Buka IMT-GT Join Business Council Meeting 2017

Buka IMT-GT Join Business Council Meeting 2017

RABU, 27 SEPTEMBER 2017 , 09:16:00