Pencari Kerja Di Bateng Didominasi Lulusan SMA

Daerah  SELASA, 12 DESEMBER 2017 , 20:26:00 WIB

Pencari Kerja Di Bateng Didominasi Lulusan SMA

Ilustrasi/Net

RMOL. Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMPPTSPK) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mencatat sebanyak 476 orang pencari pekerjaan melalui data AK1, terhitung mulai Januari hingga November 2017.
Kepala DPMPPTSPK, Elly Irsyah mengaku dari total data tercatat tersebut tidak seluruhnya pengangguran, melainkan ada beberapa persyaratan lowongan kerja yang mengharuskan pelamar memiliki kartu kuning (AK1).

"Jumlah tersebut didominasi lulusan SMA sederajat sebanyak 325 orang, strata 1 (S1) berjumlah 63 orang, disusul sekolah dasar (SD) 46 orang, Diploma III sebanyak 25 orang, dan SMP 17 orang," jelasnya kepada RMOLBabel, Selasa (12/12).

Menurut Elly, tingginya angka pencari kerja di Bateng salah satu disebabkan karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bateng belum memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) mengingat biayanya cukup mahal.

"Kita masih mengusahakan minta bantuan ke provinsi. Kita upayakan sementara mengirimkan 20 orang guna mengikuti pelatihan BLK. Dimana ilmu yang mereka peroleh dari pelatihan tersebut agar disalurkan ke yang lain sehingga memiliki dampak yang besar," ujarnya.

Terpisah, Ketua DPRD Bateng Algafry Rahman berupaya terus mendorong Pemkab untuk menarik investor menanamkan modalnya di Negeri Selawang Segantang ini, guna menekan tingginya angka pengangguran.

Menurut Algafry, inverstor yang menanamkan modal berpengaruh besar dalam penyerapan tenaga kerja bagi para pencari lapangan kerja yang baru-baru ini diketahui  angkanya bisa dibilang cukup tinggi.

"Kita berupaya mencari investor, guna menyerap lapangan tenaga kerja, diperuntukkan bagi mereka yang siap bekerja. Hal ini penting untuk menekan angka pengangguran," tegas politisi Partai Golkar itu. [Mg5]


Komentar Pembaca
Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

Anak Milenial Mesti Ikut Lokomotif Perubahan

JUM'AT, 14 DESEMBER 2018 , 13:00:00

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017