5 Bungkus Mi Instan Dihargai Rp10 Ribu Bonus Piring Cantik Pula

Ekbis  RABU, 11 OKTOBER 2017 , 21:29:00 WIB

5 Bungkus Mi Instan Dihargai Rp10 Ribu Bonus Piring Cantik Pula

RMOLBabel

RMOL. Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang bersama kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Bangka Belitung (Babel) menggelar pasar murah yang bertempat di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang, Rabu (11/10).
Pasar murah ini menjual berbagai barang kebutuhan dapur dengan harga terjangkau untuk masyarakat. Mi instan misalnya, di pasar murah ini dibanderol Rp10.000 per 5 bungkus belum lagi dihadiahi satu buah piring. Jika dibandingkan dengan toko-toko kelontong di pinggir jalan harga tersebut lumayan murah.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan (Disperindag) Pangkalpinang Achmad Subekti menyampaikan, pasar murah guna menekan inflasi di Pangkalpinang diharapkan dapat membantu masyarakat untuk mencari kebutuhan poko

Hal itu kata Kepala Disperindag Kota Pangkal Pinang, Achmad Subekti bisa membantu masyarakat untuk mencari kebutuhan pokok yang langsung dari produsennya sendiri. "Ini memang untuk meringankan masyarakat, dengan memanggil langsung produsennya kesini, agar masyarakat tak usah repot-repot cari sembako yang murah," kata Subekti.

Ia juga menjelaskan, kegiatan ini sekaligus mensosialisasikan kepada masyarakat akan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 57/M-DAG/8/2017 tentang penetapan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras dan juga untuk menekan kenaikan harga barang menjelang hari besar keagamaan.

Ia menerangkan, penetapan HET beras ini berbeda untuk 8 wilayah Indonesia, sedangkan HET beras untuk di Bangka Belitung (Babel) yang medium sebesar Rp9.950/Kg sedangkan untuk premium sebesar Rp13.300/Kg. "Penetapan HET ini berlaku sejak 1 September 2017 dan sekarang kita masih dalam tahap sosialisasi, karena para distributor masih punya stok beras dengan harga yang lama," jelasnya.

Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Babel, diketahui bahwa deflasi Babel pada September ini tercatat sebesar 0,22 persen, secara historis pengendalian inflasi di Babel mulai membuahkan hasil, sebagaimana tercermin dari inflasi tahun berjalan sebesar 1,47 persen.

Sementara Pangkalpinang mengalami inflasi sebesar 0,15 persen, berlawanan arah dari bulan sebelumnya yang mengalami deflasi. Inflasi pada September di Pangkalpinang disebabkan oleh inflasi angkutan udara.

Deputi BI perwakilan Babel Edi Rahmanto mengungkapkan, bahwa ini adalah salah satu program dari TPID Pangkalpinang dalam upaya pengendalian inflasi. Dengan harapan pasar murah bisa memberikan jaminan terhadap kestabilan harga.

"Diharapkan dengan adanya kegiatan pasar murah ini dapat menekan laju inflasi di sisa tiga bulan tahun 2017 yang pada historisnya selalu mengalami inflasi yang cukup tinggi, selain itu juga dengan pasar murah ini dapat meningkatkan daya beli dan kesejahteraan masyarakat," tutupnya. [Mg5]



Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

JUM'AT, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

BAZNAS Layani 1.000 Pengungsi Rohingya

BAZNAS Layani 1.000 Pengungsi Rohingya

KAMIS, 19 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Forum Wartawan OBOR Diresmikan

Forum Wartawan OBOR Diresmikan

RABU, 18 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Buka IMT-GT Join Business Council Meeting 2017

Buka IMT-GT Join Business Council Meeting 2017

RABU, 27 SEPTEMBER 2017 , 09:16:00

Target Tiga Besar

Target Tiga Besar

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 20:29:00