Babel Peringkat 2 Indeks Demokrasi Se-Indonesia

Daerah  RABU, 11 OKTOBER 2017 , 20:52:00 WIB

Babel Peringkat 2 Indeks Demokrasi Se-Indonesia

Foto/IST

RMOL. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mengadakan rapat kerja dengan Pokja Indeks Demokrasi Indonesia (IDI), pada Rabu (11/10), bertrmpat di SUN Hotel Pangkalpinang.
Rapat kerja tersebut membahas capaian dan tantangan demokrasi khususnya di Babel yang menghadirkan anggota dewan ahli Indeks Demokrasi dari LIPI yakni Syarif Hidayat serta berasal dari kelompok kerja IDI yang terdiri dari perwakilan instansi/lembaga seperti sekretaris dan anggota DPRD, Badan Keuangan Daerah, Polda Babel dan Badan Pusat Statistik (BPS).

Di awal paparannya, anggota dewan ahli Indeks Demokrasi dari LIPI yakni Syarif Hidayat mengungkapkan apresiasinya atas capaian indeks demokrasi di tahun 2016 dan perlunya menjaga hasil demokrasi yang telah dicapai tersebut.

Memperhatikan indeks demokrasi tahun 2016 yang dilaksanakan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri RI dan Badan Pusat Statistik (BPS), Babel berada pada peringkat ke-2 dari 34 provinsi di Indonesia.

Indeks demokrasi Babel 2016 mencapai angka 83,00 dalam skala 0 sampai 100. Angka ini mengalami peningkatan yang cukup tinggi dibandingkan dengan angka IDI 2015 yang sebesar 72,31. Kondisi demokrasi yang baik ini perlu dijaga dan dikelola oleh seluruh komponen di daerah dalam rangka menjaga dan mewujudkan kuantitas dan kualitas kinerja demokrasi di daerah yang semakin baik," ungkap Syarif.

Syarif menjelaskan tiga aspek demokrasi yang perlu dijaga dan dikelola dengan baik oleh seluruh komponen dalam menjaga proses demokrasi. Tiga aspek tersebut yaituaspek kebebasan sipil, hak-hak politik dan institusi demokrasi.

Dari sisi aspek kebebasan sipil, Syarif memaparkan bahwa ada beberapa variabel yang mempengaruhi kondisi demokrasi, diantaranya kebebasan berkumpul dan berserikat, kebebasan berpendapat, kebebasan berkeyakinan dan kebebasan dari diskriminasi. Sedangkan variabel yang mempengaruhi demokrasi ditinjau dari aspek hak-hak politik dipengaruhi oleh variabel partisipasi politik dalam pengambilan keputusan dan pengawasan.

Variabel pelaksanaan pemilu/pilkada yang bebas dan adil, peran DPRD dan partai politik, birokrasi pemerintah daerah serta peradilan yang independen sebagai variabel yang mempengaruhi demokrasi ditinjau dari aspek institusi demokrasi.  

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Kesbangpol Babel Tarmin AB, yang mengungkapkan perlunya kerjasama semua pihak dalam menjaga dan mengelola demokrasi di Babel.

Kondisi ini (Indeks Demokrasi Babel pada posisi 2) akan memiliki tantangan dalam mempertahankan kondisi tersebut. Kedepan kita harus semakin fokus untuk menyukseskan program kerja IDI dalam menjaga kualitas demokrasi," ungkap Tarmin. [ana]


Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

JUM'AT, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

BAZNAS Layani 1.000 Pengungsi Rohingya

BAZNAS Layani 1.000 Pengungsi Rohingya

KAMIS, 19 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Forum Wartawan OBOR Diresmikan

Forum Wartawan OBOR Diresmikan

RABU, 18 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Buka IMT-GT Join Business Council Meeting 2017

Buka IMT-GT Join Business Council Meeting 2017

RABU, 27 SEPTEMBER 2017 , 09:16:00

Target Tiga Besar

Target Tiga Besar

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 20:29:00