Ikut Uji Kelayakan KIP, Hendra Kede: Karya Jurnalistik Saya Tak Ada yang Hoax

Politik  RABU, 13 SEPTEMBER 2017 , 20:46:00 WIB

Ikut Uji Kelayakan KIP, Hendra Kede: Karya Jurnalistik Saya Tak Ada yang Hoax

Foto: RMOL

RMOL. Komisi I DPR RI melakukan uji kepatutan dan kelayakan alias fit and proper test kepada lima calon komisioner Komisi Informasi Publik (KIP) di Ruang Rapat Komisi I, Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Rabu (13/9).
Salah satu dari calon komisioner KIP adalah Redaktur Khusus Kantor Berita Politik RMOL, Hendra J Kede. Rapat itu dipimpin Wakil Ketua Komisi I DPR RI Asril Hamzah Tanjung.

Dalam rapat tersebut, Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Tuti Rusdiono menanyakan perihal informasi hoax alias fitnah ke Hendra.

"Apa yang Pak Hendra J Kede lakukan sebagai redaktur khusus Rakyat Merdeka Online untuk mengatasi hoax?" tanyanya.

Mendengar itu, Hendra mengutip sebuah peribahasa "fitnah lebih kejam dari pembunuhan". Bahkan menurut dia, hoax sama dengan membunuh umat manusia.

"Itulah sadisnya hoax. Karena itu saya dari Rakyat Merdeka Online, media terferifikasi di Dewan Pers sangat anti hoax. Kami juga melakukan pembelajaran melalui media kami kepada masyarakat agar tidak hoax dengan senantiasa menampilkan di media kami itu anti hoax. Prinsipnya itu," tegasnya.

Hendra bahkan mengaku selama dia menulis di Kantor Berita Politik RMOL sebagai Redaktur Khusus, khususnya menulis opini publik, dirinya terus memegang teguh prinsip anti hoax.

"Dan seluruh karya jurnalistik saya tidak ada yang hoax, begitu juga dengan media saya, sangat anti hoax," tegasnya lagi.

Persoalan paling mendasar terkait hoax menurut dia adalah banyak media yang belum terverifikasi Dewan Pers.

Untuk itu, Jia menjadi Komisioner KIP nanti, dia berencana untuk bekerjasama dengan Dewan Pers untuk memberikan pelatihan kepada semua wartawan, baik di pusat maupun di daerah agar tidak membuat informasi hoax.

"Persoalan kita adalah banyak media sekarang yang belum terverifikasi di Dewan Pers. Nanti kita akan bangun kerja sama dengan Dewan Pers," pungkasnya. [sam]


Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

SBY Lebih Suka Jokowi Dibanding Prabowo

SBY Lebih Suka Jokowi Dibanding Prabowo

JUM'AT, 03 NOVEMBER 2017 , 17:00:00

SABTU, 17 JUNI 2017 , 16:46:00

KAMIS, 15 JUNI 2017 , 20:19:00

Dahlan Bersama Pengurus SMSI

Dahlan Bersama Pengurus SMSI

KAMIS, 22 JUNI 2017 , 12:56:00