Agus Rahadjo: Jika Pansus KPK Merasa Diancam, Saya Minta Maaf

Nusantara  SELASA, 12 SEPTEMBER 2017 , 19:24:00 WIB

Agus Rahadjo: Jika Pansus KPK Merasa Diancam, Saya Minta Maaf

Agus Rahardjo/Net

RMOL. Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo secara terbuka menyampaikan permintaan maaf jika dianggap telah mengeluarkan ancaman kepada Pansus KPK.
Permintaan maaf itu disampaikan Agus saat rapat dengar pendapat (RDP) antara Komisi III DPR dan KPK di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (12/9).

"Saya minta maaf jika perkataan saya menyinggung teman-teman di Pansus KPK," ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pernyataannya tentang pertimbangan penerapan pasal obstruction of justice kepada Pansus KPK bukan dimaksudkan untuk mengancam.

Ia juga sadar bahwa pasal menghalang-halangi proses penegakan hukum tidak bisa diterapkan kepada lembaga, tapi kepada seseorang yang menghalangi proses penyidikan.

"Sama sekali tidak mengancam. Kalau bapak dan ibu merasa diancam saya mohon maaf terus terang. Kami (hanya) mempertimbangkan, mempelajari. Kami juga menyadari obstruction of justice tidak bisa kepada lembaga," sambung Agus.

Pada akhir bulan lalu, Agus pernah mengumbar statement akan mengkaji penggunaan Pasal 21 UU Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi untuk menjerat anggota Pansus Angket karena dianggap merintangi proses penanganan korupsi KTP-el.

"Kami sedang mempertimbangkan, misalnya kalau begini terus, obstruction of justice ini dapat kami terapkan," jelasnya di Kantor KPK, Kamis (31/8). [ian]

Komentar Pembaca
Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

Adhie Massardi - Unegh Unegh (Bag.1)

SELASA, 19 JUNI 2018 , 11:00:00

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

Indonesia Bukan Antek Beijing dan AS!

SENIN, 18 JUNI 2018 , 09:00:00

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

Said Aqil: Staquf Ke Israel Bukan Agenda NU!

KAMIS, 14 JUNI 2018 , 12:00:00

Rizal Ramli Dan Gerakan #2019GantiPresiden

Rizal Ramli Dan Gerakan #2019GantiPresiden

MINGGU, 29 APRIL 2018 , 22:04:00

Ongkos Haji Naik 0,99 Persen

Ongkos Haji Naik 0,99 Persen

KAMIS, 15 MARET 2018 , 18:11:00