Erzaldi Libatkan Pakar UGM Atasi Banjir Beltim

Daerah  JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 20:40:00 WIB

Erzaldi Libatkan Pakar UGM Atasi Banjir Beltim

Ist

RMOL.Keinginan Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman untuk mengatasi kondisi pasca banjir yang menerpa Pulau Belitung, khususnya Kabupaten Belitung Timur (Beltim), mulai diwujdkan.
Langkah salah satunya adalah dengan mendatangkan Pakar yang berhubungan dengan lingkungan dari Universitas Gajah Mada (UGM). Bahkan tim yang didatangkan Gubernur tersebut, telah melakukan hipotesa selama dua hari ke wilayah yang terkena banjir di Beltim beberapa waktu lalu.

Arif Kusumawanto selaku Kepala Program Studi Magister Teknik SAIstem UGM, kepada sejumlah awak media, disela-sela pertemuannya dengan Gubernur Erzaldi Jumat (18/8), menyebutkan, Gubernur yang telah mengundang mereka ke Babel, khususnya untuk melakukan rapid assessment (penilaian cepat) mengenai banjir Beltim.

Jadi, kira-kira banjir itu terjadinya seperti apa, kemudian kedepannya kita harus melakukan apa. Terkait terjadinya banjir ini, kemarinn kami baru mempunyai hipotesa, belum bisa menyimpulkan, karena baru 2 hari. Ada 6 tim terdiri dari Profesor, ahli hidrologi, topografi dan para ahli yang kami turunkan,” tegas Arif.

Dari hasil hipotesa tim, kata Arif, ditemukan di lapapangan memang ada air yang luar biasa banyaknya, hujan begitu intens. Dari data yang kami cermati, 200 ml per hari, bahkan ada yang 600 ml per hari, jadi pada waktu itu memang jumlah airnya cukup banyak,” jelasnya.

Ia menyebutkan, ada salah juga pada kontruksi yang tadinya bendung menjadi bendungan, bendung itu hanya mengalirkan air tapi kalau bendungan itu menyimpan air. Kemudian, lanjut dia, sungai-sungai yang ada disekitarnya, tidak bisa mengalirkan air. Kenapa? Itu perlu kajian mendalam lagi.

Kita harus melakukan sebuah gerakan yang terintegrasi. Jadi, masyarakat itu kita anggap sebagai bagian dari system,” ujarnya.

Arif dalam kesempatan itu, mengatakan, pihaknya menawarkan kepada putra daerah Bangka Belitung untuk pendidikan S2 selama 2 tahun bagaimana penambangan yang ramah lingkungan, kemudian S3, membuat perencanaan wilayah selama 3,5 tahun, sehingga kalau lulus dari penelitian ini, baik doktor maupun master, pulang ke daerah dia bisa menularkan kepada masyarakat Bangka Belitung.

Di jogja, kita sudah menerapkan salah satu metode kepada komunitas masyarakat dalam rangka menjaga kelestarian sungai. Dulu, kita menganggap bahwa mereka yang tinggal di bantaran sungai adalah illegal, tidak punya IMB. Tapi, dengan kita memanusiakan mereka, maka mereka sekarang menjadi contoh bagaimana cara mencintai sungai, menjaga kelestarian sungai, meminimalkan kerusakan lingkungan,” terangnya.

Mengenai teknologi apa yang digunakan untuk memaksimalkan potensi SDA Bangka Belitung, menurut Arif, harus dilakukan kajian yang lebih mendalam, bisa sistem itu menggunakan teknologi tepat guna, karena untuk masyarakat kecil, bisa juga menggunakan High Tech.

Untuk rapid assessment ini, Tim UGM membutuhkan waktu selama kurang lebih 1 bulan. Tetapi tindaklanjutnya ada lagi. Jadi, Belitung Timur menjadi laboratorium lapangan baik mahasiswa, dosen maupun pemerintah. Pak Gubernur ini kan seorang doctor, nanti kita minta juga menjadi penguji,” kata Arif.

Sementara itu, Gubernur membenarkan bahwa diundangnya Tim UGM ini, untuk melakukan kajian mendalam mengenai banjir di wilayah Beltim apa penyebabnya. Setelah rapid assessment ini keluar, kita akan lakukan pemanggilan terhadap kawan-kawan yang melakukan aktivitas di daerah yang terkena banjir itu, bisa aktivitas TI, penambangan, bisa aktivitas komunitas perumahan masyarakat, pasar dan lain sebagainya,”ungkap Gubernur seperti dilansir humas.babelprov.go.id.

Setelah ini, tim dari UGM, akan melakukan kajian lebih mendalam lagi. Bukan berarti kita menunggu kajian yang mendalam ini, tetapi apa yang dihasilkan dari rapid assesment tadi, kita sudah bisa melakukan. Misalnya, untuk mengkonsolidasikan agar sidementasi sungai jadi berkurang apa yang akan dilakukan, ini harus kita pikirkan, termasuk membuat pola rekonstruksi pola penambangan bisa kita lakukan,” kata Gubernur.[ahd]

Komentar Pembaca
Waspada, Gas 12 Kg Suntikan!

Waspada, Gas 12 Kg Suntikan!

KAMIS, 21 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Golkar Resmi Utus Nurul Arifin

Golkar Resmi Utus Nurul Arifin

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 , 17:00:00

Siapa Berani Lawan Gatot?

Siapa Berani Lawan Gatot?

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Polisikan Karyawan PUPR

Polisikan Karyawan PUPR

KAMIS, 01 JUNI 2017 , 12:00:00

SABTU, 17 JUNI 2017 , 16:46:00

KAMIS, 15 JUNI 2017 , 20:19:00