Batu Metamorf Ratusan Juta Tahun Berbaris Di Pantai Bangka

Pariwisata  SELASA, 15 AGUSTUS 2017 , 20:43:00 WIB

Batu Metamorf Ratusan Juta Tahun Berbaris Di Pantai Bangka

Foto Bersama Tim Maraspala/IST

RMOL. Masyarakat Pecinta Alam (Maraspala) Bangka Belitung (Babel) bersama empat orang peneliti geologis melakukan survei taman bumi geopark di Kawasan pesisir pantai Pejem-Tengkalat, Belinyu, Kabupaten Bangka, (12/8).
Alhasil, beragam bentuk dan ukuran terdapat di suatu hamparan yang cukup luas di sisi pinggiran kawasan pantai Pejem-Tengkalat, lingkungan Desa Remodong Indah. Sejumlah batu-batu itu terlihat tersusun dengan rapi dan nampak indah lantaran bentuknya cukup unik, bahkan kondisi hamparan bebatuan itu pun mengundang mata untuk dapat menyaksikan lebih lama.

"Hamparan bebatuan di kawasan itu tak lain merupakan batuan metamorf jenis yang kini bertebaran dalam satu hamparan," ungkap Syabarudin, seorang Geologis Alumni Universitas Gajah Mada (UGM).

Laki-laki yang akrab disapa Sober ini juga mengatakan, jika di pulau Bangka cuma satu-satunya daerah yang memiliki taman bumi yang memiliki batuan metamorf jenis sabak, sekis, gneis selain filit yakni terdapat di utara Bangka. "Batuan metamorf adalah batuan yang terbentuk dari proses metamorfisme batu-batuan sebelumnya karena perubahan suhu dan tekanan," kata Sober.

"Batuan metamorf jenis ini (jenis fiit-red) usianya sangat tua sekali diperkirakan usianya sekitar 247 juta tahun atau lebih tua dari usia dinosaurus," sambung Andrianeka peneliti Geologis lainnya. Selain itu di daerah setempat juga terdapat batuan jenis Metamorf yang terdiri dari sekis, gneis yang bewarna putih kusam selain filit.

Andrineka juga mengulas pengertian Geopark yakni sebuah kawasan yang memiliki unsur-unsur geologi terkemuka (out standing) termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang ada di dalamnya.

Terkait kegiatan survei yang dilakukan pihak Marspala dan para Geologis hari itu, Ketua Maraspala Babel, Sapta Qodriah Muahfi berharap agar pihak pemerintah daerah tak mengabaikan potensi sumber alam yang terdapat di wilayah Kabupaten Bangka.

"Seperti di negara lain kawasan seperti ini (taman bumi) diciptakan menjadi Geopark alhasil cukup mencengangkan bagi pendapatan daerah. Saya harap dengan adanya kegiatan ini pemerintah dapat memberikan rekomendasi untuk membuat geopark ini menjadi ikon bangka sekaligus menjadi geopark internasional," harapnya
. [Mg3]

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

SBY Lebih Suka Jokowi Dibanding Prabowo

SBY Lebih Suka Jokowi Dibanding Prabowo

JUM'AT, 03 NOVEMBER 2017 , 17:00:00

SABTU, 17 JUNI 2017 , 16:46:00

Dahlan Bersama Pengurus SMSI

Dahlan Bersama Pengurus SMSI

KAMIS, 22 JUNI 2017 , 12:56:00

HUT Bhayangkara Ke-71

HUT Bhayangkara Ke-71

SELASA, 11 JULI 2017 , 11:57:00