Petani Bangka Masih Menjerit, Mana Realisasi Pertanian Tangguh?

Daerah  SELASA, 08 AGUSTUS 2017 , 20:34:00 WIB

Petani Bangka Masih Menjerit, Mana Realisasi Pertanian Tangguh?

Kurtis/Net

RMOL. Keras kritik yang disampaikan anggota Komisi B DPRD Kabupaten Bangka, Kurtis, Selasa (8/8). Hal itu terkait program pertanian tangguh yang dicanangkan di visi misi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) khususnya Bupati Bangka, Tarmizi.
Kurtis menilai, hingga kini realisasi program belum memberikan dampak bagi masyarakat. "Waktu di paripurna kemarin, beliau (Bupati) menyebutnya pelan-pelan, sedangkan masa jabatan udah mau habis. Jadi realisasinya belum dirasakan masyarakat terhadap pertanian tangguh," kata Kurtis.

Menurut politisi PKS itu, hingga kini Pemkab belum mampu menyelesaikan permasalahan yang sering dialami para petani, seperti tanaman yang terserang hama hingga harga komoditi yang terus mengalami penurunan harga. "Seperti ubi casesa yang harganya jatuh hingga Rp 450/kg, jadi bagian mana yang disebutkan pertanian tangguh seperti yang beliau katakan itu," ujarnya.

Menurut dia lagi, pertanian tangguh yang diprogramkan belum mencapai 50 persen karena belum memberikan dampak yang positif bagi petani daerah ini.

"Saya pikir dua tahun sudah selesai untuk membuat regulasi itu, setelah itu baru actionnya. Jadi pemerintah itu seharusnya hadir ketika masyarakat itu memerlukan. Dan saya katakan tidak ada yang mengarah ke arah sana. Bahkan 50 persen saja belum tercapai," katanya.

Ditambahkan Kurtis, untuk menggalakkan pertanian tangguh ini, anggaran yang ada harus disupport sehingga visi misi yang dicanangkan memberikan dampak yang positif bagi petani. Hanya saja hingga kini, kata Kurtis para petani daerah ini masih saja menjerit tak kala harga komoditi yang dihasilkan terus mengalami penurunan harga.

"Buktinya para petani terus menjerit karena harga karet tidak beranjak dari Rp 4.000/kg. Padahal di Belitung, harga karet itu lumayan stabil. Seharusnya dinas dinas itu turun ke lapangan dan ajarkan para petani kita disini kalau memang ingin membuat daerah ini menjadi daerah pertanian,"katanya.

Kurtis berharap kepada Pemkab untuk benar-benar fokus menggalakkan pertanian di daerah ini sehingga petani bisa hidup sejahtera.

"Kalau misalkan pertanian tangguh, tolong anggaran pertanian itu di tangguhkan juga, jangan di tanggungkan anggarannya,"katanya. Karena menurut dia, DPRD Bangka khususnya komisi B belum melihat keseriusan pemerintah daerah ini untuk menyelesaikan pertanian tangguh tersebut. [Mg4]


Komentar Pembaca
AHY Kandidat Terkuat Demokrat

AHY Kandidat Terkuat Demokrat

JUM'AT, 20 OKTOBER 2017 , 19:00:00

BAZNAS Layani 1.000 Pengungsi Rohingya

BAZNAS Layani 1.000 Pengungsi Rohingya

KAMIS, 19 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Forum Wartawan OBOR Diresmikan

Forum Wartawan OBOR Diresmikan

RABU, 18 OKTOBER 2017 , 19:00:00

Buka IMT-GT Join Business Council Meeting 2017

Buka IMT-GT Join Business Council Meeting 2017

RABU, 27 SEPTEMBER 2017 , 09:16:00

Target Tiga Besar

Target Tiga Besar

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 20:29:00