Penduduk Miskin Terbanyak Masih Di Pulau Jawa

Nusantara  SENIN, 17 JULI 2017 , 22:57:00 WIB

Penduduk Miskin Terbanyak Masih Di Pulau Jawa

Net

RMOL. Sebagian besar penduduk miskin Indonesia pada Maret 2017 berada di Pulau Jawa, dengan jumlah mencapai 14,79 juta jiwa.
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto mengatakan, Jawa menduduki posisi pertama dalam hal jumlah penduduk miskin. Dia mengaku tidak heran dengan realisasi tersebut, mengingat penduduk yang bermukim di wilayah Jawa sangat besar.

"Tentu paling besar ada di Jawa karena Jawa sudah padat sekali, yaitu sekitar 14,79 juta orang," katanya dalam jumpa pers di Gedung BPS, Jalan Sutomo, Jakarta, Senin (17/7).

Suhariyanto menambahkan, pada posisi kedua, jumlah orang miskin terbanyak di Pulau Sumatera dengan total 6,23 juta jiwa. Disusul Pulau Bali dan Nusa Tenggara serta Sulawesi yang sama-sama memiliki penduduk miskin sekitar 2,12 juta jiwa, baru kemudian Maluku dan Papua yang mencapai 1,52 juta jiwa.

"Paling kecil ada di Kalimantan, sekitar 990 ribu penduduk," ujarnya. Sementara, jika dilihat dari persentase, Maluku dan Papua menduduki peringkat pertama dengan persentase sekitar 29 persen, disusul Bali dan Nusa Tenggara yang mencapai 18,16 persen, Sulawesi 13,98 persen, dan Jawa 13,94 persen.

"Sedangkan persentase penduduk miskin terendah berada di Pulau Kalimantan yaitu sebesar 6,25 persen," demikian Suhariyanto. [wah] 


Komentar Pembaca
TGPF Novel Tergantung Jokowi

TGPF Novel Tergantung Jokowi

KAMIS, 22 FEBRUARI 2018 , 17:00:00

Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

Nongkrong Politik, Semua Bisa Bicara

RABU, 21 FEBRUARI 2018 , 10:00:00

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

DPR Dukung PWI Uji Materi UU MD3

SELASA, 20 FEBRUARI 2018 , 15:00:00

Buka IMT-GT Join Business Council Meeting 2017

Buka IMT-GT Join Business Council Meeting 2017

RABU, 27 SEPTEMBER 2017 , 09:16:00

Target Tiga Besar

Target Tiga Besar

SENIN, 25 SEPTEMBER 2017 , 20:29:00

Takbir, Pasangan Mulya Daftar Ke KPU Bangka

Takbir, Pasangan Mulya Daftar Ke KPU Bangka

RABU, 09 JANUARI 2008 , 15:37:00