Presidential Threshold 20 Persen Batasi Pilihan Masyarakat

Politik  MINGGU, 16 JULI 2017 , 20:09:00 WIB

Presidential Threshold 20 Persen Batasi Pilihan Masyarakat

FOTO : Net

RMOL. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memastikan menolak ambang batas pengajuan calon presiden atau presidential threshold di angka 20 persen sebagaimana usulan pemerintah. Dalam pembahasan RUU Pemilu PKS akan melakukan lobi politik agar angka tersebut diturunkan.
"Pemerintah kelihatannya sedang memasang itu harga mati, sementara kami sebetulnya banyak bergerak. Kami awalannya nol persen, kemudian bergerak pada parlementary threshold disamakan," jelas Presiden PKS Sohibul Iman di Kantor DPP PKS, Jalan TB Simatupang, Jakarta (Minggu, 16/7).

Menurutnya, Fraksi PKS telah melakukan lobi politik dengan dua partai pro pemerintah yakni Partai Hanura dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dari lobi tersebut, PKS sepakat jika presidential threshold menjadi 10 persen.

"Kita ikutilah 10 persen. Kita berharap pemerintah mau turun, kita sudah naik terus," ujar Sohibul.

Dia pun membeberkan alasan PKS menolak angka presidential threshold sebesar 20 persen. Menurut Sohibul, angka tersebut akan mendekati adanya calon tunggal. Dengan demikian, pilihan masyarakat akan terbatas pada calon presiden.

"Kecil peluang akan ada banyak calon, tentu ini tidak memuaskan bagi pilihan rakyat. Banyak pilihan itu makin baik,"imbuhnya. [wah] 

Komentar Pembaca
Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

Eks Gubernur Papua: Saya Menyesal Jadi WNI!

KAMIS, 09 NOVEMBER 2017 , 15:00:00

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

Elektabilitas Rendah, Cak Imin Kepedean

RABU, 08 NOVEMBER 2017 , 13:00:00

SBY Lebih Suka Jokowi Dibanding Prabowo

SBY Lebih Suka Jokowi Dibanding Prabowo

JUM'AT, 03 NOVEMBER 2017 , 17:00:00

SABTU, 17 JUNI 2017 , 16:46:00

KAMIS, 15 JUNI 2017 , 20:19:00

Dahlan Bersama Pengurus SMSI

Dahlan Bersama Pengurus SMSI

KAMIS, 22 JUNI 2017 , 12:56:00