Gubernur BI: Modal Asing Masuk Ke Indonesia Capai Rp 117 Triliun

Ekbis  SELASA, 11 JULI 2017 , 10:34:00 WIB

Gubernur BI: Modal Asing Masuk Ke Indonesia Capai Rp 117 Triliun

Agus Martowardojo/net

RMOL. Modal asing terus bergerak masuk ke pasar finansial (capital inflow) dalam negeri jumlahnya mencapai Rp 117 triliun hingga 6 Juli 2017.
Hal itu disampaikan Gubernur BI Agus Martowardojo di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Senayan, Jakarta, Senin (10/7).

Agus mengakui realisasi tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan dengan posisi tahun 2016 yang sebesar Rp 126 triliun. Namun kata dia terdapat tekanan dana keluar pada awal bulan ini karena normalisasi kebijakan Bank Sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed).

"Secara umum net inflow kita sudah sebesar Rp117 triliun. Bandingkan dengan 2016 yang sepanjang tahun sebesar Rp126 triliun," ujar Agus.

Agus menambahkan modal asing keluar pada awal Juli tercatat Rp 11 triliun yang berasal dari dilepasnya kepemilikan Surat Berharga Negara (SBN) senilai Rp9 triliun dan dana dari pasar modal sebesar Rp2 triliun. Untuk dana keluar tersebut menurut Agus salah satu yang menjadi penyebabnya adalah investor global semakin meyakini suku bunga acuan The Fed akan naik satu kali lagi di sisa tahun, dan melengkapi dua kali kenaikan yang sudah terjadi.

Lebih lanjut mantan menteri keuangan ini juga menilai pasar terus bersiap dengan rencana penurunan neraca The Fed, yang akan menambah tekanan ke pasar uang global, selain indeks manufaktur di AS (PMI) membaik.

"Jadi dana asing keluar bukan karena sikap pemerintah yang menaikkan defisit anggaran," tegas Agus.

Meskipun dana asing masuk (inflow) masih deras, Agus mengakui adanya tekanan terhadap stabilitas kurs rupiah di awal Juli 2017. Tekanan kurs tersebut kata Agus karena indeks investasi di AS meningkat dan akhirnya membuat mata uang dolar AS semakin perkasa, sehingga menekan beberapa mata uang lainnya.

"Mata uang negara-negara lain juga semuanya melemah. Bukan cuma Indonesia yang melemah," demikian Agus.

Nilai tukar (kurs) referensi Jakarta Interbank Spot Dolar Rate (JISDOR) menunjukkan rupiah melemah sejak 3 Juli 2017 atau pembukaan pasar pasca-libur Lebaran. Pada 3 Juli 2017 kurs rupiah ditutup Rp 13.325 per dolar AS. Adapun pada 10 Juli 2017 kurs rupiah melemah hingga menembus Rp 13.408 per dolar AS. [san] 


Komentar Pembaca
Waspada, Gas 12 Kg Suntikan!

Waspada, Gas 12 Kg Suntikan!

KAMIS, 21 SEPTEMBER 2017 , 13:00:00

Golkar Resmi Utus Nurul Arifin

Golkar Resmi Utus Nurul Arifin

RABU, 20 SEPTEMBER 2017 , 17:00:00

Siapa Berani Lawan Gatot?

Siapa Berani Lawan Gatot?

SELASA, 19 SEPTEMBER 2017 , 19:00:00

Polisikan Karyawan PUPR

Polisikan Karyawan PUPR

KAMIS, 01 JUNI 2017 , 12:00:00

SABTU, 17 JUNI 2017 , 16:46:00

KAMIS, 15 JUNI 2017 , 20:19:00