Satgas Pangan Tindak 70 Kasus Distribusi

Hukum  SENIN, 19 JUNI 2017 , 12:06:00 WIB

Satgas Pangan Tindak 70 Kasus Distribusi

Tito Karnavian/Net

RMOL. Kepolisian turut membantu menjaga stabilitas harga bahan pangan pada Ramadan dan Lebaran 2017. Hal ini ditandai dengan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pangan oleh Polri.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, Satgas Pangan bekerja sama di antaranya dengan Kementerian Pertanian, Perindustrian, Perdagangan, Bulog, dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha untuk menjaga stabilitas harga pangan.

"Alhamdulillah sampai hari ini stabilitas harga masih tetap terjaga," kata Tito saat memberikan sambutan dalam Apel Operasi Ramadniya 2017 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Senin (19/6).

Menurut Tito, harga sembako relatif stabil. Selain itu, dia menambahkan, pasokannya juga relatif cukup. Meski begitu, hal yang perlu diwaspadai adalah soal distribusi.

"Hingga saat ini, Satgas Pangan menindak lebih dari 70 kasus distribusi. Ini memberikan efek deteren yang cukup besar kepada pelaku kartel," tutur Tito. Tito mengakui, ada beberapa komoditas pangan mengalami kenaikan harga. Meski begitu, kenaikan tersebut tidak terlalu signifikan.

"Ini diperhatikan terus upaya untuk menekan," ucap Tito. Tito mengatakan, menjaga stabilitas harga bahan pangan menjadi perhatian dari Presiden Joko Widodo. Sebab, menurut dia, Jokowi tidak ingin terjadi kelonjakan harga bahan pangan pada saat Ramadan dan jelang Lebaran. [gil/jpnn]

Komentar Pembaca
Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

Rupiah Terpuruk, Utang Bertumpuk!

KAMIS, 24 MEI 2018 , 17:00:00

Hidayat Nur Wahid - NKRI (Bag.2)

Hidayat Nur Wahid - NKRI (Bag.2)

RABU, 23 MEI 2018 , 15:00:00

Harus Ada Reformasi Jilid II

Harus Ada Reformasi Jilid II

SELASA, 22 MEI 2018 , 17:00:00

Rizal Ramli Dan Gerakan #2019GantiPresiden

Rizal Ramli Dan Gerakan #2019GantiPresiden

MINGGU, 29 APRIL 2018 , 22:04:00

Takbir, Pasangan Mulya Daftar Ke KPU Bangka

Takbir, Pasangan Mulya Daftar Ke KPU Bangka

RABU, 09 JANUARI 2008 , 15:37:00

Ongkos Haji Naik 0,99 Persen

Ongkos Haji Naik 0,99 Persen

KAMIS, 15 MARET 2018 , 18:11:00