Triliunan Rupiah Diinvestasikan Ke KEK Tanjung Kelayang Belitung

Pariwisata  KAMIS, 08 JUNI 2017 , 12:55:00 WIB

Triliunan Rupiah Diinvestasikan Ke KEK Tanjung Kelayang Belitung

Foto/IST

RMOL. Tiga perusahaan besar dipastikan akan berinvestasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang berlokasi di Tanjung Pandang, Kabupaten Belitung. Total investasi tersebut pun bernilai triliunan rupiah.
Investor yang menyatakan diri untuk berinvestasi di Tanjung Kelayang Belitung itu adalah Sheraton, Sofitel dan China Harbour melalui penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) investasi, Rabu (7/6) di lobby ruang rapat lantai 3 kantor Kemenko bidang Perekonomian, Jakarta.

Hadir menyaksikan penandatangan MoU tersebut, Gubernur Bangka Belitung Erzaldi Rosman, Menko Perekonomian Darmin Nasution, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi, dan Bupati Belitung Sahani Saleh.

Dikutib di laman humas.babelprov.go.id, ketiga perusahaan tersebut melakukan kerjasama dengan Belitung Maritime sebagai konsorsium pengelola KEK Tanjung Kelayang yang beranggotakan Tiga perusahaan, yaitu  PT Belitung Pantai Intan (Belpi), PT Nusa Kukila, dan PT Tanjung Kasuarina.

Kesepahaman pertama dilakukan antara PT Belitung Pantai Intan dengan China Harbour Engineering Company, yang akan melakukan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Kelayang dengan perkiraan nilai investasi sebesar 1 miliar Dollar AS. Masuknya investasi China Harbour di Tanjung Kelayang merupakan perwujudan minat investasi korporasi internasional terhadap potensi kepariwisataan dan posisi geostrategis Babel.

Nota kesepahaman kedua dilakukan antara PT Hypatia Karya Pratama dengan PT Accor Asia Pacific. PT Accor Asia Pacific Corporation Indonesia bermaksud membangun Sofitel Hotel and Resort di KEK Tanjung Lesung dengan rencana investasi sebesar Rp400 miliar.

Adapun ketiga, kesepahaman investasi dilakukan antara PT Setra Gita Nusantara dengan Starwood Asia Pacific Hotels and Resorts. Starwood Asia Pacific Hotels and Resorts akan membangun Sheraton Hotel di kawasan dengan rencana investasi sebesar Rp 418 miliar.

Dorong Percepat Terbentuknya Administrator KEK

KEK Tanjung Kelayang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6 Tahun 2016, pada 15 Maret 2016, dengan luas 324,4 ha. Konsorsium Belitung Maritime menjelaskan Kawasan Tanjung Kelayang akan dibangun secara bertahap, dengan dilandasi oleh konsep heritage.”

Menko Perekonomian Darmin Nasution menyambut gembira kemajuan upaya Konsorsium Belitung Maritime mengelola KEK Tanjung Kelayang. Apabila kesepahaman investasi tersebut mengambil wujud, jaringan hotel dan resort internasional seperti Sheraton dan Sofitel ini akan menjadikan Belitung dikenal di mancanegara. Artinya, akan semakin banyak turis mancanegara ke Indonesia khususnya ke Belitung.

Darmin juga mendorong Gubernur Babel dan Bupati Belitung, selaku Ketua Dewan Kawasan dan Wakil Ketua Dewan Kawasan, agar dapat mempercepat terbentuknya Administrator KEK Tanjung Kelayang.

Sejalan dengan itu, ditambahkannya, pemerintah akan mempercepat pembangunan dan penyempurnaan berbagai infrastruktur jalan, jaringan air bersih, listrik,  termasuk menjadikan Bandara Hanandjoeddin sebagai bandara internasional. Kesiapan Aparatur Administrator, pelimpahan kewenangan, dan perangkat pendukungnya sangat penting bagi sukses pencapaian tujuan pembangunan suatu KEK. [ana]

Komentar Pembaca